Santri Sehat Indonesia Kuat - Peristiwa - www.indonesiana.id
x

gringo honasan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 8 Maret 2020

Jumat, 23 Oktober 2020 12:56 WIB

  • Peristiwa
  • Berita Utama
  • Santri Sehat Indonesia Kuat

    Fachrul Razi mengatakan, kita patut bersyukur bahwa kalangan santri memiliki hari yang teramat istimewa, dimana tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Hari Santri melalui keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Hari Santri.

    Dibaca : 585 kali

    PJS Bupati Tasikmalaya Dr Hening Widiatmoko MA membacakan sambutan Menteri Agama Fachrul Razi pada acara Hari Santri sekaligus menjadi inspektur upacara bertempat di halaman parkir gedung sekretariat daerah dan lebih dikenal dengan Gedung Bupati (Hgebu).

    Dalam sambutannya Fachrul Razi mengatakan, "Kita patut bersyukur bahwa kalangan santri memiliki hari yang teramat istimewa, dimana tanggal 22 Oktober telah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo menjadi Hari Santri melalui keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 Tentang Hari Santri."

    Menurut menteri, tanggal 22 Oktober merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Resolusi jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945, yang kita peringati sebagai hari pahlawan.

    Selain penetapan hari santri, santri dan pesantren juga telah memiliki undang-undang nomor 18 tahun 2019 tentang pesantren. Undang-undang ini memberikan afirmasi, recognisi dan fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

    Agar undang-undang pesantren lebih implementatif, kementerian agama fiber mandat untuk mempersiapkan regulasi turunannya, berupa perut presiden tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren serta beberapa peraturan menteri agama.

    Menurut laporan yang diterima menteri, rancangan peraturan presiden dan rancangan peraturan menteri agama telah melalui tahap harmonisasi dan uji publik bersama kementerian/lembaga dan ormas Islam, mudah-mudahan tidak ada kendala berarti dan segera diundangkan, kata Fahrul.

    Selanjutnya dikatakan menteri untuk peringatan hari santri tahun ini secara khusus mengusung Tema Santri Sehat Indonesia Kuat . Isu kesehatan diangkat berdasar fakta, bahwa Dunia Internasional, tak terkecuali Indonesia saat ini, tengah dilanda pandemi global Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Tema ini, menurut Menteri Agama, adalah merupakan jawaban dari komitmen bersama dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren. Fahrul yakin santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati pandemi covid-19 ini dengan baik. "Insyaallah negara kita juga akan sehat dan kuat," kata Menteri Agama.

    Dia mengatakan semua sadar sepenuhnya, bahwa pesantren adalah entitas yang rentan dengan penyebaran Covid-19. Keseharian dan pola komunikasi pada santri yang terbiasa tidak berjarak antara satu dengan yang lainnya adalah model komunikasi yang islami, unik dan khas, namun sekaligus juga rentan terhadap penularan virus.

    Akan tetapi tidak pula dapat dipungkiri pengalaman beberapa pesantren yang berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak pandemi covid-19 menjadi bukti nyata bahwa pesantren juga memiliki kemampuan ditengah berbagai keterbatasan fasilitas yang dimilikinya.

    Modal utamanya adalah tradisi kedisiplinan yang selama ini diajarkan kepada para santri, keteladanan dan sifat kehati-hatian Kiai dan pimpin pesantren, karena mereka akan tetap mengutamakan keselamatan santrinya dibanding lainnya. Kita semua berikhtiar agar pandemi semua berlalu, keluarga pesantren, santri, masyarakat Indonesia dan warga dunia bisa melewati pandemi ini dengan baik.

    Menteri Agama Fachrul Razi diakhir sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh santri Indonesia atas kontribusinya ke pada Umat, bangsa dan negara. "Selamat Hari Santri, mari kita kepalkan tangan dengan mengucap Santri Sehat, Indonesia Kuat, sebanyak 3 kali bersama seluruh santri."

    Upacara Hari Santri selain diikuti para santri juga ASN Setda yang memakai kostum gamis untuk wanita dan kemeja koko dan saring untuk pria. Tamu undangan yang hadir sekda Dr. Muhammad Zen Kepala kemenag kabupaten setempat, perwakilan TNI-POLRI dan para tokoh agama.
    Singaparna.(22/10/2020)

    Gringohonasan



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.