Panembahan Damar Wulan Cilacap sebagai Kawasan Ecomuseum - Travel - www.indonesiana.id
x

foro ini diambil oleh saya sendiri ketika mengunjungi bukit tersebut

Alzena Salsabila

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 14 Januari 2021

Jumat, 15 Januari 2021 13:26 WIB

  • Travel
  • Berita Utama
  • Panembahan Damar Wulan Cilacap sebagai Kawasan Ecomuseum

    artikel ini merupakan sebuah feature yang menjelaskan mengenai potensi sebuah bukit untuk dijadikan sebagai kawasan ecomuseum

    Dibaca : 1.185 kali

    1. Lokasi dan Potensi Daerah

    Panembahan Damar Wulan terletak di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Tepatnya di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu. Ditinjau dari letak geografisnya Kabupaten Cilacap sendiri terbagi menjadi 2 kawasan yang meliputi kawasan Cilacap Selatan dan Cilacap Utara. Kawasan Cilacap Selatan merupakan daerah yang didominasi oleh kawasan perairan, baik berupa pantai maupun rawa. Sedangkan kawasan Cilacap Utara merupakan daerah yang didominasi oleh kawasan perbukitan dan hutan.

    Daerah di kawasan perbukitan memiliki potensi yang cocok untuk dijadikan sebagai kawasan ecomuseum karena tempatnya yang masih terjaga kealamiannya. Selain itu karena lokasinya terletak di kawasan Cilacap Utara yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat dan berada di pinggir jalan raya Provinsi Jawa Tengah menjadikannya memiliki letak yang strategis.

     

    1. Konsep Ecomuseum

    Panembahan Damar Wulan merupakan sebuah bukit yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat. Di tempat tersebut terdapat makam keramat yang diyakini sebagai makam leluhur dan makam milik seorang raja yang bernama Damar Wulan. Panembahan Damar Wulan sudah diakui oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap sebagai situs kawasan bersejarah.

    Panembahan jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia merupakan sebuah tempat yang dijadikan sebagai tempat ritual atau meditasi, biasanya meditasi di tempat tersebut dilakukan pada malam jumat kliwon oleh orang – orang yang berkepentingan. Akan tetapi pada hari–hari biasa Panembahan Damar Wulan dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai kawasan untuk melihat matahari terbit. Di sekitar kawasan tersebut terdapat pemukiman penduduk dan hamparan perkebunan palawija milik masyarakat.

    Satu tahun yang lalu Panembahan Damar Wulan sempat dijadikan sebagai kawasan wisata gratis, akan tetapi karena terkendala biaya perawatan dan promosi maka tempat ini menjadi terbengkalai dan tidak terawat. Sementara itu fasilitas penunjang yang tersedia di kawasan panembahan damar wulan terdiri dari warung makan, toilet, dan mushola. Tersedia juga anak tangga yang sudah dibangun permanen sebagai akses untuk menuju ke puncak bukit.

    Dilihat dari latar belakang Panembahan Damar Wulan, tempat tersebut cocok dijadikan sebagai kawasan wisata dengan konsep ecomuseum. Ecomuseum sendiri merupakan museum yang terletak di alam terbuka dengan memanfaatkan potensi alam yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.

    Ecomuseum Panembahan Damar Wulan nantinya akan menampilkan koleksi–koleksi seperti sejarah asal mula dibangunnya tempat tersebut, aneka jenis tanaman yang tumbuh liar di kawasan Panembahan Damar Wulan yang meliputi tanaman keladi dan tanaman obat–obatan, serta makam keramat milik leluhur yang menjadi objek utama di Panembahan Damar Wulan. Selain itu tempat duduk untuk pengunjung juga perlu ditambahkan di kawasan Panembahan Damar Wulan

    Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di sekitar kawasan Panembahan Damar Wulan masyarakat juga dapat menjajakan aneka jenis makanan tradisional yang terbuat dari hasil bumi di wilayah tersebut seperti aneka olahan yang berasal dari singkong, jagung, ubi, kacang tanah, talas, dan sebagainya. Selain itu di kawasan Panembahan Damar Wulan juga terdapat beberapa masyarakat yang memproduksi tempe yang biasanya tempe tersebut akan diolah menjadi keripik tempe dan tempe mendoan. Tempe mendoan merupakan makanan khas yang hanya dapat dijumpai di wilayah Kabupaten Cilacap dan Kabupaten Banyumas, sangat populer di wilayah tersebut karena hampir setiap warung gorengan menjual tempe mendoan.

     

    1. Simpulan dan Rekomendasi

    Panembahan Damar Wulan cocok untuk dijadikan sebagai kawasan ecomuseum karena tempatnya yang terletak diatas bukit dan masih terjaga kealamiannya. Selain itu pada kawasan Panembahan Damar Wulan juga terdapat situs bersejarah yaitu makam keramat milik leluhur.

    Kedepannya pemerintah dan instansi terkait diharapkan lebih memperhatikan kawasan tersebut mengingat tempat tersebut sudah diakui sebagai situs bersejarah oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap dan memiliki potensi alam yang baik untuk dimanfaatkan sebagai kawasan ecomuseum yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Panembahan Damar Wulan.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.