UEFA, Conmebol, Cocancaf, dan IOC Bikin Dunia Seperti Tak Ada Corona, Selamat Amerika Serikat Raih Piala Emas - Olah Raga - www.indonesiana.id
x

Olahraga

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Selasa, 3 Agustus 2021 11:08 WIB

  • Olah Raga
  • Topik Utama
  • UEFA, Conmebol, Cocancaf, dan IOC Bikin Dunia Seperti Tak Ada Corona, Selamat Amerika Serikat Raih Piala Emas

    Selamat untuk Amerika serikat dan Cocancaf, selamat kepada Italia dan UEFA, serta negara-negra Eropa. Juga angkat topi untuk Comenbol dan Brasil, serta sukses untuk Argentina. Di tengah pandemi melanda dunia, kalian terus menjadi penghibur masyarakat dunia melalui sepak bola. Demikian juga selamat untuk Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Jepang dan rakyatnya, karena mendukung dan menjadi penyelengara Olimpiade Tokyo 2020 yang sukses meski corona juga terus ada di sekelilinya.

    Dibaca : 1.365 kali

    Virus corona terus sukses merajalela di dunia. Namun, gelaran sepak bola di berbagai Benua di dunia ini juga terus menggelora dan sukses digelar. Termasuk kompetisi domestik di negara-negara tersebut.Sementara publik sepak bola nasional harus rela hanya menjadi penonton geliat sepak bola mereka, karena Indonesia malah menjadi episentrum corona baru di dunia karena salah siapa, ya?

    Amerika raih Piala Emas

    Terbaru, Senin pagi (2/8/2021), Amerika Serikat membuktikan diri sebagai yang terbaik di Benua Cocancaf (Amerika Utara, Tengah, dan Karibia) 2021, setelah mengempaskan juara bertahan Piala Emas, Meksiko sekaligus sukses sebagai tuan rumah.

    Sebelumnya, 11 negara di Benua Eropa juga sukses menggelar Euro 2020 dan mengantar Italia sebagai kampiun di Benua Biru setelah mengandaskan Inggris di partai puncak.

    Tak kalah hebat, Brasil juga sukses menjadi tuan rumah pesta sepak bola Amerika Selatan (Conmebol) dalam Copa America. Namun, jawara Conmebol 2021 adalah Argentina yang menggulingkan Brasil di final.

    Sebelum partai final, sejatinya yang lebih diunggulkan adalah Meksiko, namun sebagai tuan rumah, Amerika Serikat sudah belajar dari Brasil dan Inggris yang sama-sama kalah di partai final justru di hadapan publik sendiri, sebagai tuan rumah. Dan, hasil dari pengalaman pahit Inggris dan Brasil, Amerika Serikat pun menuai hasil manis, berhasil menggengam Piala Emas yang ke-7.

    Dalam laga final Piala Emas CONCACAF 2021 Amerika Serikat menang dramatis atas Meksiko. Sebab, kemenangan baru dipetik melalui gol Miles Morales pada menit ke-118 di extra time yang digelar di Allegiant Stadium, Senin pagi (2/8/2021).

    Menghadapi permainan agresif dan gencar dari Meksiko, Amerika Serikat pun memaksa Meksiko bermain dalam extra time. Sejak kick off, kedua tim menampilkan permainan menyerang yang menarik, tetapi hingga babak pertama usai tidak ada gol tercipta.
    Pada babak kedua, Meksiko dan Amerika Serikat masih saling menunjukkan permainan menyerang.Namun, hingga 90 menit waktu normal berjalan tidak ada gol tercipta, pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.

    Akhirnya, gol yang ditunggu Amerika Serikat datang, melalui skema tendangan bebas, sundulan Miles Robinson menembus gawang Meksiko pada menit ke-118. Setelah gol itu, hingga peluit panjang akhir pertandingan berbunyi, Meksiko gagal membalas.

    Seperti tak ada corona

    Keberhasilan Italia,  dan 11 negara Eropa sebagai tuan rumah bersama dalam Euro 2020 adalah kesuksesan federasi UEFA. Lancarnya Copa America, keberhasilan Brasil dan kesuksesan Argentina menjadi juara adalah buah tangan Conmebol. Demikian pula suksesnya Cocancaf juga mengantar keberhasilan Amerika Serikat sebagai tuan rumah penyelenggara sekaligus juara.

    Hal yang menarik digarisbawahi dari semua sukses tersebut, ternyata gelaran Euro 2020 dan Piala Emas 2021, diselenggarakan bak sedang tidak terjadi pandemi corona. Sebab, baik dalam Euro 2020 maupun Piala Emas, stadion tetap penuh dihadiri oleh suporter yang telah terseleksi, sudah vaksin maupun melakukan prosedur protokol Covid-19 ketat, hingga boleh masuk ke dalam stadion. Bahkan tanpa masker dan duduk atau berdiri berhimpitan tanpa jarak seperti dunia sedang normal saja, tanpa ada corona.

    Mustahil UEFA, Conmebol, Cocancaf, dan federasi-federasi sepak bola setiap negara di Eropa dan Amerika menggelar turnamen dan kompetisi di tengah pandemi yang masih merajalela, bila tak didukung oleh pemerintahnya masing-masing. Salah satu hal yang menjadikan stadion bisa terisi penonton bahkan sampai penuh, kuncinya karena suksesnya program vaksinasi di negara masing-masing.

    Sayang, saat negara lain sudah dapat beraktivitas sepak bola seperti demikian, Indonesia malah terus berkutat dengan corona, karena kebijakan tak tegas dan plin-plan, program vaksinasi yang belum sesuai harapan, dan abainya masyarakat karena berbagai faktor. Bahkan kebijakan penangana corona yang terakhir bernama PPKM Level 4 pun terus diperpanjang.

    Demi tak menggunakan istilah lockdoown dan tak membiayai rakyat, maka diganti nama PSBB, PPKM Mikro, PPKM Darurat, PPKM Level 4, lalu PPKM Level 4 lagi. Ini akibat dari sebab apa, ayoo?

    Sekali lagi selamat untuk Amerika serikat dan Cocancaf, selamat kepada Italia dan UEFA, serta negara-negra Eropa. Juga angkat topi untuk Comenbol dan Brasil, serta sukses untuk Argentina. Di tengah pandemi melanda dunia, kalian terus menjadi penghibur masyarakat dunia melalui sepak bola.

    Demikian juga selamat untuk Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan Jepang dan rakyatnya, karena mendukung dan menjadi penyelengara Olimpiade Tokyo 2020 yang sukses meski corona juga terus ada di sekelilinya.

    Yang pasti, sambung-menyambungnya Euro 2020, Copa Amerika 2022, Piala Emas 2021, dan Olimpiade Tokyo 2020 di tahun 2021 ini, benar-benar menjadi hiburan olahraga bagi masyarakat seluruh dunia dan khususnya masyarakat Indonesia yang berdiam diri di rumah karena PPKM atau karena Isoman, atau berdiam di Rumah Sakit karena sakit biasa atau karantina karena positif corona.








    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.