Timnas U-23 akan Menjalani Laga Sulit Melawan Myanmar, Harus Bermain Cerdas - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Usai cetak gol ke gawang Timnas Iran U-23

Supartono JW

Pengamat
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 15 Mei 2022 08:30 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Timnas U-23 akan Menjalani Laga Sulit Melawan Myanmar, Harus Bermain Cerdas

    Indonesia hanya membutuhkan hasil imbang untik lolos ke semifinal. Tapi Myanmar bukan tim yang mudah dihadapi, apalagi dikalahkan seperti Timor Leste dan Filipina. Bahkan Vietnam pun sulit menghempaskan mereka. Indonesia harus bertahan dengan baik, dan tak ada egoisme di lini depan.

    Dibaca : 931 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Timnas Indonesia U-23 akan menjalani laga pamungkas yang tak mudah di fase Grup A SEA Games 2021. Pasalnya, pasukan Shin Tae-yong (STy) bakal bentrok versus Timnas Myanmar U-23, Minggu (15/5/2022), pukul 16.00 WIB, di Stadion Viet Tri.

    Laga bagi pasukan STy menjadi tak mudah, sebab saat ini Myanmar mengoleksi poin sama, 6. Myanmar memang tim yang cukup solid. Buktinya, Vietnam pun harus bersusah payah memenangi laga versus Myanmar. Bahkan, dalam laga, Myanmar justru bermain ngotot dan terbuka. Juga membiarkan pasukan Vietnam menggempur, tetapi mereka juga tetap menyerang.

    Sejatinya, hemat saya, andai pelatih Myanmar menerapkan stategi lebih cerdas, bermain tertutup untuk memaksa hasil imbang dengan Vietnam, itu sangat mungkin. Maka, di laga terakhir, mereka akan memaksa pasukan STy wajib menang, sementara Myanmar cukup bermain imbang, sudah lolos ke semi final.

    Beruntung, Myanmar memaksakan diri mengejar kemenangan dengan tetap bermain terbuka, maka kekalahan mereka menjadi keuntungan untuk Indonesia yang tinggal butuh hasil imbang untuk maju ke empat besar. Indonesia saat ini unggul produktivitas gol.

    Meski Garuda Muda berhasil menyudahi Filipina dengan kemenangan telak 4 gol tanpa balas, meladeni Myanmar akan menjadi partai yang sangat menegangkan. Baik Indonesia mau pun Myanmar, wajib menolong dirinya sendiri untuk lolos ke semi final. Karena di atas kertas, wakil Grup A yang dapat dipastikan sudah lolos adalah Vietnam yang akan bentrok dengan Timor Leste, pun cukup bermain imbang.

    Myanmar kini, berkualitas

    Laga Myanmar melawan Vietnam, menurut hemat saya menjadi laga terbaik sepanjang fase Grup A. Myanmar bukan hanya sulit ditembus oleh pasukan Park Hang-seo (PHs), namun sepanjang laga mereka juga terus berbalas memberikan ancaman ke gawang Vietnam.

    Gol semata wayang Vietnam pun lahir seperti tak diduga karena beberapa pemain Myanmar mati langkah. Di sisi lain, dari segi TIPS, pasukan Myanmar dalam SEA Games kali ini juga cukup mumpuni, berkualitas. Sepanjang laga mampu bermain dengan tempo tinggi, mengimbangi Vietnam, laga menjadi tontonan bak partai final.

    Untuk itu, dalam laga nanti STy harus benar-benar jitu dalam menerapkan strategi dan menurunkan komposisi pemain. Ingat bagaimana saat kalah dari Vietnam. Lalu, dua kemenangan atas Timor Leste dan Filipina, tak bisa dijadikan tolok ukur karena kualitas Myanmar di atas mereka dan hampir sama dengan Vietnam.

    Apalagi, dari catatan pertemuan, sejak SEA Games digelar, Indonesia-Myanmar sudah bentrok 12 kali. Hasilnya Indonesia hanya menang enam kali, kalah empat kali, dan imbang dua kali. Artinya, sepanjang pertemuan, Myanmar memang lawan yang tak mudah bagi Indonesia.

    Tentu di pertemuan ke-13 ini, Myanmar bukan saja ingin lolos ke semi final, pun ingin memperbaiki rekor kemenangan atas Indonesia yang hanya selisih dua kekalahan.

    Harus Bermain cerdas

    Melihat fakta, bagaimana tim Myanmar U-23 terkini, Timnas Indonesia yang bercita meraih medali emas, wajib cerdas meladeni Myanmar. Bila ketidakcerdasan kembali muncul. Keegoisan menjadi tradisi, dan bermain kampungan masih menempel dalam dada, maka sulit bagi Garuda Muda lolos ke semi final, meski hanya butuh hasil imbang.

    Dari tiga laga yang sudah dilalui, dan hanya dengan stok pemain yang ada, tentu STy sudah punya cara untuk meredam Myanmar. Minimal menahan imbang. Dan bila memungkinkan memenangi laga.

    Ayo, khususnya para pemain belakang, cerdaslah yang konsisten. Pemain tengah, bantu bertahan dan jadilah penyeimbang tim, dan penopang pemain depan mencipta gol. Pemain depan, tugasnya memang bikin gol, tapi jangan egois. Kasih kesempatan kepada teman yang lebih bebas dan menguntungkan, jangan makan sendiri tapi buang kesempatan dan peluang. Pemain depan, juga bantu tengah, bantu belakang saat diserang.

    Sekali lagi, Myanmar bukan tim yang mudah diajak bermain imbang apalagi dikalahkan seperti Timor Leste dan Filipina. Hati-hati STy, penggawa Garuda. Sebab, kalah=angkat kopor, lupakan emas.

    Ikuti tulisan menarik Supartono JW lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.