Sejarah Sastra - Analisis - www.indonesiana.id
x

Mutiara aulianto

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 12 April 2022

Jumat, 10 Juni 2022 14:35 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Sejarah Sastra

    apa itu sejarah sastra ? baik, akan penulis jelaskan apa itu sejarah sastra ...

    Dibaca : 389 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Pembukaan

    Kemajuan suatu bangsa pasti tidak luput dari kata sejarah. Dari suatu bangsa yang maju, pasti terdapat banyak sejarah yang turut mewarnai perjuangan dari bangsa tersebut, entah sejarah mengharukan hingga sejarah yang kelam. Sama hal-nya dalam bidang sastra, sejarah turut menemani dunia kesusastraan dalam tiap progres kemajuannya.

    Pembahasan

    Sejarah memiliki penjabaran berupa segala sesuatu hal yang terjadi di masa lampau atau yang sudah pernah terjadi. Suatu hal dapat dikategorikan ke dalam sejarah jika hal tersebut  bersifat faktual atau sesuai dengan keadan yang pernah terjadi, serta dapat ditunjukkan keabsahannya dalam bentuk peninggalan benda maupun catatan. Sedangkan Sastra merupakan mediasi atau suatu karya seni sebagai alat pengajaran yang menggunakan sarana bahasa serta lisan dalam pengaplikasiannya. Sejarah Sastra sendiri adalah ilmu yang mencurahkan perhatiannya pada perkembangan sastra serta mempelajari gaya penulisan sastra dari tiap-tiap sastrawan yang ada.  Menurut Sapardi Djoko Damono (1979), sastra adalah lembaga sosial yang menggunakan bahasa sebagai medium penyampaiannya. Sastra juga menampilkan gambaran kehidupan manusia dan kehidupan tersebut adalah suatu kenyataan sosial. 

    Menurut Plato, sastra merupakan hasil tiruan atau gambaran dari kenyataan (mimesis). Hal tersebut karya sebuah karya sastra harus merupakan bentuk teladan alam semesta sekaligus menjadi model kenyataan kehidupan manusia sehari-hari. 

    Sejarah Sastra sendiri adalah ilmu yang mencurahkan perhatiannya pada perkembangan sastra serta mempelajari gaya penulisan sastra dari tiap-tiap sastrawan yang ada. Sejarah sastra berfungsi sebagai pusat rekonstruksi suatu karya sastra dalam menjaga eksistensinya yang berdasar pada latar belakng proses penciptaan sastra tersebut.

    sejarah sastra juga bertujuan sebagai suatu konsep dalam memahami pengertian-pengertian pokok mengenai sastra dan kesusastraan; tujuan sejarah sastra sebagai perspektif adalah untuk menemukan sudut pandang tentang penciptaan karya sastra tersebut

    Adapun, Jenis-jenis Sastra yakni: 

    Karya sastra dapat dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan zaman pembuatan karya sastra tersebut, yakni karya sastra lama dan karya sastra baru.

    1. Karya Sastra Lama

    Karya sastra lama ini lahir dari masyarakat Indonesia secara turun-menurun. Dalam karya sastra lama ini biasanya berisi tentang nasihat, ajaran agama, hingga ajaran moral. Contoh karya sastra lama misalnya pantun, gurindam, dongeng, mitos, legenda.

    2. Karya Sastra Baru

    karya sastra baru biasanya sudah berbeda dengan karya sastra lama dan tidak dipengaruhi oleh adat kebiasaan masyarakatnya. Karya sastra baru ini cenderung dipengaruhi oleh karya sastra Barat dan Eropa. Contoh karya sastra baru adalah novel romantis, komik.

    Fungsi Karya Sastra

    Menurut Kosasih (2012), sastra mempunyai beberapa fungsi yang digolongkan dalam lima besar, yakni sebagai berikut:

    1. Fungsi Rekreatif

    dapat memberikan rasa senang, gembira, serta menghibur bagi beberapa orang yang menikmati isi bacaannya. 

    2. Fungsi Didaktif

    Karya sastra tidak hanya melulu membahas fiksi yang menghibur, tetapi juga dapat mendidik pembacanya mengenai mana hal yang baik dan mana hal yang buruk. 

    3. Fungsi Estetis

    Fungsi estetis ini berarti sebuah karya sastra dapat memberikan nilai-nilai keindahan.

    4. Fungsi Moralitas

    Sebuah karya sastra pasti mengandung nilai moral yang tinggi dan diperuntukkan bagi pembacanya. 

    5. Fungsi Religiusitas

    Karya sastra kerap kali memuat ajaran agama dan dapat dijadikan teladan bagi pembacanya.

    Mempelajari sejarah sastra memiliki banyak manfaat yang bisa kita petik adanya, seperti memperoleh informasi seputar kesusastraan sehingga dapat memperluas wawasan dibidang tersebut, sebagai bentuk pelestarian jati diri bangsa di bidang sastra, serta dapat mengetahui progres dan perkembangan sastra di Indonesia.

    Kesimpulan

    Sejarah tidak luput dari perkembangan berbagai hal termasuk sastra dan kesusastraan. Dalam Sejarah Sastra, kita dapat mengetahui beragam informasi serta memahami progres dan kemajuan yang terjadi di bidang sastra dan kesusastraan.

    Ikuti tulisan menarik Mutiara aulianto lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.




    Oleh: Hadirat Syukurman Gea

    1 hari lalu

    Analisis Sistem Jual-Beli Ijon pada Komoditas Mangga Berdasar Ekonomo Makro

    Dibaca : 167 kali

    Mangga merupakan salah satu komoditas buah yang digemari hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Mangga turut menyumbang perekonomian Indonesia karena menjadi komoditas yang di ekspor. Pada tahun 2015, ekspor mangga sebesar 1.515 jutatonyangsebagianbesarmerupakanjenis Mangga Gedong Gincu dan Mangga Arumanis. Kabupaten Kediri merupakan salahsatudaerahyang menjadikan mangga khususnya Mangga Podang sebagai oleh - oleh khas daerah dikarenakan banyaknya pohon mangga yang tumbuh di sekitar lereng GunungWilis.ManggaPodangkhasKediri banyak ditemukan di daerah sekitar lereng Gunung Wilis yaitu Kecamatan Banyakan, Tarokan, Grogol, Mojo, dan Semen. Semakin berkembang perekonomian suatudaerahmakasemakinberagam pula cara produsen dan konsumen melakukan jual beli.Salah satu sistem jual beli yang dilarang dalam Islam adalah jual beli yang mengandung unsur gharar. Sistem jual beli ijon adalah salah satu sistem jual beli yang mengandung unsur gharar sehingga dilarang oleh Allah SWT. Ijon berkaitan dengan perilaku produsen dan konsumen. Hal ini dapat dikaitkan dengan ekonomi mikro berupa keputusan pengusaha dan konsumen, terbentuknya harga barang atau jasa dan faktor produksi tertentu di pasar, dan alokasi sumber daya ekonomi.Penelitian ini menggunaka nmetode penelitian studi literatur. Jenis data yang digunakan berupa data sekunder dengan metode pengumpulan data berupa pengumpulan sejumlah studi pustaka. Berdasarkan studi literatur terkait sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro, diperoleh hasil analisis bahwa sistem jual beli ijon dan ekonomi mikro saling berhubungan. Hal ini dikarenakan ijon berkaitan langsung dengan perilaku produsen dan konsumen dan ekonomi mikro turut mengatur perilaku produsen dan konsumen. Keywords: Ijon, Komoditas Mangga,Ekonomi Mikro