Kesehatan Mental Kunci Kesuksesan - Analisis - www.indonesiana.id
x

Menjaga kesehatan mental selama masa pandemi covid-19

Anwar Syafii Pulungan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 23 November 2021

Selasa, 2 Agustus 2022 08:09 WIB

  • Analisis
  • Topik Utama
  • Kesehatan Mental Kunci Kesuksesan

    Permasalahan Mendasar Meraih Kesuksesan adalah tentang Mental

    Dibaca : 191 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Kesehatan merupakan hal yang tidak ternilai harganya, melindungi tubuh agar tetap sehat menjadi wajib dan harus dilakukan. Agar masa muda kita bermanfaat dan memberikan dampak positif, maka faktor penting untuk menjalankannya adalah kita harus sehat terlebih dahulu. Begitu pula agar kita tetap bisa bekerja keras dan menghasilkan materi, lagi-lagi kata sehat itu menjadi kunci-nya.

    Maka dari titik ini stigma tentang "tubuh sebagai aset" menjadi filosofi awal yang melandasi kita melindungi diri dari berbagai macam hal termasuk penyakit. Selain daripada tubuh, makna sehat tidak hanya merujuk pada kondisi fisik tatapi juga psikis yang disebut dengan mental. Seseorang yang sehat secara mental adalah mereka yang memiliki kemampuan menahan diri, menunjukkan kecerdasan, berperilaku dengan menjaga perasaan orang lain, serta memiliki sikap hidup yang bahagia.

    Saat ini, seorang yang sehat mental dapat didefinisikan dalam dua sisi, secara negatif dengan absennya gangguan mental dan secara positif yaitu ketika hadirnya karakteristik individu sehat mental. Kesehatan mental adalah kondisi di mana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.

    Sedangkan gangguan kesehatan mental atau yang disebut Mental Ilness adalah istilah yang mengacu pada berbagai kondisi yang memengaruhi pikiran, perasaan, suasana hati, atau perilaku seseorang. Kondisi ini bisa terjadi sesekali atau berlangsung dalam waktu yang lama.

    Gejala mental illness berasal dari gangguan pada emosi, pikiran, ataupun perilaku seseorang seperti perasaan sedih berkepanjangan, kesulitan untuk berpikir atau berkurangnya kemampuan untuk berkonsentrasi, ketakutan, kekhawatiran, atau rasa bersalah yang berlebihan, perubahan suasana hati yang ekstrem, penarikan diri dari lingkungan sosial, lelah yang berkepanjangan, perubahan pola tidur, ketidakmampuan dalam mengatasi masalah sehari-hari, kesulitan memahami situasi atau orang lain, dll.

    Mental Ilness bisa menyerang siapa saja karena berbagai faktor dan penyebab, kondisi tersebut bisa menyebabkan penderitanya sulit untuk tumbuh dan berkembang, sulit untuk produktif, meraih kesuksesan atau bahkan untuk bersosialisasi dengan orang lain maupun masyarakat. Cara mengatasi gangguan mental yaitu dengan menerapkan gaya hidup sehat, mengisi waktu luang dengan hal-hal positif, berdamai dengan masa lalu, jangan menuntut selalu perfeksionis, menerima kenyataan, berani gagal, ikhlas, ridha dan beribadah dengan iman dan taqwa kepada Allah Swt. Dengan itu maka kita akan dapat mengendalikan sikap, tindakan dan tingkah laku kita dalam menghadapi segala macam persoalan hidup.

    Menjaga kesehatan fisik dan psikis adalah kata kunci dari "tubuh sebagai aset" menjadi "sehat sebagai aset". Aset yang berfungsi dengan baik secara emosional, psikologis, sosial dan akan mempengaruhi cara berfikir, merasakan, dan berperilaku seseorang. Dengan itu, menjadi modal seseorang untuk meraih kesuksesan. Dengan tubuh yang kuat dan mental yang cermat kita memiliki pikiran positif, dapat lebih produktif, tumbuh dan berkembang, siap menerima tantangan serta mewujudkan impian. Mari menjaga kesehatan fisik dan mental sebagai kunci kesuksesan.

    Ikuti tulisan menarik Anwar Syafii Pulungan lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.