Aspek-aspek yang Terdapat dalam Keterampilan Membaca

Senin, 5 Desember 2022 13:25 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Aspek membaca merupakan hal yang diperlukan untuk membaca agar lebih jelas.

Membaca merupakan suatu proses atau kegitan yang menggunakan berbagai ketrampilan teks bacaan untuk memahami isi apa yang dibaca. Membaca secara sederhana diartikan sebagai proses membunyikan lambang bahasa tertulis. Membaca secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses memahami pesan atau informasi yang terkandung dalam suatu teks (Kunarto 2013:17).
 
Membaca suatu kegiatan interaktif untuk memetik serta memahami arti atau makna yang terkandung di dalam bahan tulis (Somadyo 2011:2). Sedangkan menurut (Nuhadi 2016: 2) Membaca adalah proses pengolahan bacaan secara kritis-kreatif yang dilakukan pembaca untuk memperoleh pemahaman menyeluruh tentang bacaan tersebut.
 
Dalam membaca mempunyai beberapa aspek. (Hairuddin, dkk 2007:3-22) mengatakan bahwa dalam proses membaca memerlukan keterlibatan dalam kegiatan mental dan fisik. Dalam proses membaca mempunyai delapan aspek. Aspek tersebut yaitu:
1. Aspek sensori, yaitu mampu dalam memahami simbol-simbol tertulis;
2. Aspek peprseptual, yaitu mampu dalam hal menerjemahkan apa yang dilihatnya sebagai simbol atau kata;
3. Aspek sekuensial, yaitu mampu untuk menuruti pola-pola urutan, gramatikal teks, dan logika;
4. Aspek asosiasi, yaitu mampu mengetahui hubungan antara bunyi dan simbol, dan antara kata-kata yang dipresentasikan;
5. Aspek pengalaman, yaitu mampu untuk mengaitkan kata-kata dengan pengalaman yang telah yang dipunyai untuk memberikan makna;
6. Aspek berpikir, yaitu mampu untuk mrnghasilkan evaluasi dan interferensi dari materi yang dipelajari;
7. Aspek belajar, yaitu mampu untuk mengetahui apa yang telah dipelajari dan mengaitkannya dengan fakta dan gagasan yang dipelajari;
8. Aspek afektif, yaitu aspek yang berkaitan dengan minat pembaca yang berpengaruh terhadap keinginan pembaca.
 
Selain aspek teresebut (Henry Guntur Tarigan, 1985:11) mengatakan bahwa terdapat dua aspek penting dalam membaca, yaitu bersifat mekanis dan keterampilan yang bersifat pemahaman. penjelasan dari kedua aspek tersebut, yakni:
1. Ketrampilan yang bersifat mekanis (mechanical skills), yaitu keterampilan yang berada pada kedudukan yang lebih rendah. Aspek ini menurut (Henry Guntur Tarigan: 1985:11) mencakup pengenalan bentuk huruf, penganalan unsur-unsur linguistik (fonem, kata, frase, pola klausa, kalimat, dan lain-lain, pengenalan hubungan atau korespondensi pola ejaan dan bunyi (kemampuan menyuarakan bahan tertulis), dan kecepatan membaca yang lambat.
2. Ketrampilan yang bersifat pemahaman (comprehension skills). Menurut (Henry Huntur Tarigan, 1985:11) keterampilan ini ialah keterampilan yang yang berada pada kedudukan yang lebih tinggi. Aspek ini mencakup memahami pengertian sederhana (leksikal, gramatikal, rektorikal), memahami makna evaluasi atau penilaian, kecepatan membaca fleksibel, yang mudah disesuaikan dengan keadaan.
Untuk mencapai tujuan dari dua ketrampilan tersebut diperlukan aktivitas membaca yang berbeda. Sebagaimana yang diungkapkan (Henry Huntur Tarigan, 1985:12) agar keterampilan yang bersifat pemahaman dapat diperoleh, maka aktivitas membaca yang tepat ialah membaca dalam hati, sedangkan untuk memperoleh ketrampilan yang bersifat mekanis, maka aktivitas yang perlu dikembangkan adalah membaca nyaring.

Bagikan Artikel Ini
img-content
KHUZAEMAH ALLAELY 2021

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
img-content
Lihat semua