x

Sumber ilustrasi: space.com

Iklan

Asih Fitriana

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah INISNU Temanggung
Bergabung Sejak: 8 Januari 2022

Jumat, 10 November 2023 15:21 WIB

Eksplorasi Sensori Motor Anak melalui Buku Cerita Interaktif

Eksplorasi Sensori Motor Anak melalui Buku Cerita Interaktif adalah konsep inovatif yang menggabungkan sensori motorik dengan membaca buku. Buku ini dirancang khusus untuk anak-anak, merangsang dan mengembangkan kemampuan sensori motorik mereka.

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Perkembangan sensori motor adalah tahap penting dalam perkembangan anak. Pada periode ini, anak-anak mulai mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik mereka, yang melibatkan penggunaan indera dan gerakan tubuh. Salah satu cara yang efektif untuk mendorong perkembangan sensori motor anak adalah melalui buku cerita interaktif. Buku cerita interaktif tidak hanya menyediakan pengalaman membaca yang menarik, tetapi juga merangsang sensori motor anak melalui berbagai kegiatan dan interaksi. 

Keunggulan Buku Cerita Interaktif

Buku cerita interaktif menawarkan berbagai keunggulan dalam mendorong eksplorasi sensori motor anak. Pertama, buku cerita interaktif menawarkan pengalaman multisensori yang melibatkan indera penglihatan, pendengaran, perabaan, dan sering kali penciuman dan pengecapan. Anak-anak dapat melihat gambar-gambar cerita yang menarik, mendengarkan suara-suara yang sesuai dengan cerita, dan bahkan merasakan tekstur atau bau pada bagian-bagian tertentu dari buku cerita. Melalui pengalaman multisensorik ini, anak-anak dapat menggabungkan indera dan memperkuat koneksi antara sensorik dan motorik mereka.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kedua, buku cerita interaktif mendorong partisipasi aktif anak. Dalam buku cerita tradisional, anak-anak hanya sebagai pendengar atau penonton pasif. Namun, buku cerita interaktif melibatkan anak-anak dalam kegiatan seperti menggerakkan flap-flap atau menekan tombol untuk mengungkapkan gambar atau suara, mengikuti petunjuk gerakan dalam cerita, atau bahkan berperan sebagai karakter dalam cerita. Aktivitas-aktivitas ini melibatkan gerakan dan koordinasi tangan-mata anak-anak, meningkatkan kemampuan sensorimotor mereka.

Contoh Kegiatan dalam Buku Cerita Interaktif

Berikut adalah beberapa contoh kegiatan yang dapat dilakukan dalam buku cerita interaktif untuk mendorong eksplorasi sensori motor anak :

  • Menggerakkan Flap-Flap

Buku cerita interaktif seringkali dilengkapi dengan flap yang dapat digerakkan. Anak-anak dapat mengangkat flap-flap tersebut untuk mengungkapkan gambar atau unsur cerita yang tersembunyi di bawahnya. Melakukan gerakan ini melibatkan koordinasi tangan-mata serta pengembangan keterampilan motorik halus anak.

  • Menekan Tombol Suara

Beberapa buku cerita interaktif memiliki tombol suara yang dapat ditekan untuk memainkan suara-suara yang sesuai dengan cerita. Anak-anak dapat mengikuti petunjuk dalam cerita untuk menekan tombol yang tepat, menghubungkan suara dengan gambar atau kejadian yang ditunjukkan. Hal ini membantu meningkatkan konsentrasi dan koordinasi tangan-mata anak.

  • Mengikuti Petunjuk Gerakan

Buku cerita interaktif sering kali meminta anak-anak untuk melakukan gerakan-gerakan tertentu sesuai dengan cerita. Misalnya, anak-anak diminta untuk menggelengkan kepala, mengangkat tangan, atau mengepakkan sayap seperti karakter dalam cerita. Melakukan gerakan ini membantu mengembangkan keterampilan motorik kasar anak.

  • Berperan sebagai Karakter

Beberapa buku cerita interaktif memungkinkan anak-anak berperan sebagai karakter dalam cerita. Anak-anak dapat mengenakan topeng atau aksesori yang sesuai, melakukan gerakan dan suara yang cocok dengan karakter tersebut. Ini tidak hanya meningkatkan imajinasi anak-anak, tetapi juga melibatkan mereka dalam peran aktif yang melibatkan sensori motor.

Manfaat dari Eksplorasi Sensori Motor melalui Buku Cerita Interaktif

Explorasi sensorimotor melalui buku cerita interaktif memiliki manfaat yang signifikan bagi perkembangan anak. Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Perkembangan Sensori Motor

Melalui pengalaman multisensori dalam buku cerita interaktif, anak-anak dapat mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik mereka. Mereka belajar mengintegrasikan indera dan gerakan tubuh mereka, memperkuat koneksi antara sensorik dan motorik.

  • Keterlibatan Aktif

Buku cerita interaktif melibatkan anak-anak secara aktif dalam kegiatan sensorimotor. Mereka tidak hanya menjadi pendengar pasif, tetapi juga berpartisipasi dalam menggerakkan flap-flap, menekan tombol suara, atau mengikuti petunjuk gerakan. Ini membantu meningkatkan keterlibatan anak dan keaktifan mereka dalam belajar.

  • Konsentrasi dan Perhatian

Kegiatan sensori motor dalam buku cerita interaktif memerlukan konsentrasi dan perhatian anak-anak. Mereka harus fokus pada tugas yang diberikan, seperti menggerakkan flap-flap dengan tepat atau menekan tombol suara yang sesuai. Ini membantu melatih kemampuan kognitif dan meningkatkan kemampuan konsentrasi anak.

  • Imajinasi dan Kreativitas

Buku cerita interaktif merangsang imajinasi dan kreativitas anak-anak. Melalui peran sebagai karakter dalam cerita, mereka dapat menggunakan imajinasi mereka untuk menghidupkan karakter tersebut. Hal ini membantu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan memperluas cakupan imajinasi anak.

  • Pembelajaran yang Menyenangkan

Buku cerita interaktif menyajikan pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak. Mereka dapat belajar melalui aktivitas sensori motor yang interaktif dan menarik, yang membuat proses pembelajaran lebih menyenangkan dan menghibur bagi mereka. Ini membantu menciptakan asosiasi positif terhadap pembelajaran dan membantu memperkuat motivasi belajar anak.

Eksplorasi sensori motor anak melalui buku cerita interaktif memberikan pengalaman pembelajaran yang kaya dan menarik. Buku cerita interaktif tidak hanya menyediakan pengalaman membaca, tetapi juga mendorong pengembangan sensorimotor anak melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan indera dan gerakan tubuh. Dengan memanfaatkan keunggulan buku cerita interaktif dan melibatkan anak-anak dalam berbagai kegiatan sensorimotor, kita dapat membantu memperkuat perkembangan sensorimotor anak secara menyenangkan dan efektif. Bagaimana menurutmu? 

Ikuti tulisan menarik Asih Fitriana lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu

Terkini

Terpopuler

Numerik

Oleh: Taufan S. Chandranegara

1 hari lalu