Pengenalan Sistem Informasi

Selasa, 21 November 2023 07:10 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

PENGENALAN SISTEM INFORMASI

Dalam konsep sistem informasi, terdapat tiga unsur utama yaitu: teknologi, peoses, dan orang-orang (people). Ketiganya akan saling menghubungkan dan membutuhkan antara satu dengan satunya. Misalnya kita memasukkan data lalu data tersebut diolah dengan ketiga unsur tersebut, maka akan menghasilkan output data/nilai. Sistem Informasi sendiri merupakan jembatan/penghubung antara bisnis dengan teknologi.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Dalam sistem informasi terdapat DIKW atau Data, Information, Knowladge, dan Wisdom yang terstruktur berbentuk pyramid. Kenapa konsepnya berbentuk piramida? Karena dengan konsep tersebut akan lebih mudah untuk dimengerti. Karena, tingkatan tiap masing-masing berbeda, dimana data berada di tingkatan paling bawah, atasnya ada information, knowladge, dan paling atas yaitu wisdom.

Komponen system informasi diantaranya yaitu:

  • Software = program perangkat lunak/aplikasi
  • Network = system penghubung (kabel/nirkabel) yang memungkinkan banyak computer untuk berbagi sumber daya.
  • People = orang yang menggunakan, berinteraksi dengannya, dan memanfaatkan keluarannya.
  • Procedure = untuk memproses informasi dan menghasilkan output yang dihasilkan.
  • Hardware = perangkat keras yang bisa disentuh.

Data Management and Storage, Internet Platform, Computer Hardware Platform, Operating System Platforms, Enterprise Software Applications, Networking/ Telecomuniccation, Consultants and System Integrators itu semua memiliki keterkaitan dengan komponen system informasi yaitu IT Infrastructure Ecosystem.

Urutan dalam system informasi kurang lebih seperti ini: user berinteraksi dengan aplikasi, aplikasi beroperasi karena ada system operasi, dan system operasi membutuhkan adanya perangkat keras. Begitu juga sebaliknya.

System informasi dan perkembangan industry, mulai dari industry 1.0-5.0.

  1. Industry 1.0 pada tahun 1784, Mechanization, water power, steam power.
  2. Industry 2.0 pada tahun 1870, Mass production, assembly line, electricity.
  3. Industry 3.0 pada tahun 1969, Computer, electronics and automation.
  4. Industry 4.0 pada tahun 2010, Cyber physical system, IoT, network.
  5. Industry 5.0 pada tahun 2020, Mass customization & cyber physical human intelligence, cognitive systems.

Terdapat tingkatan berbeda tentang system informasi pada semua lini bisnis. Dalam setiap tingkatan memiliki kegunaan yang berbeda. Lower level berada di paling bawah sebagai staff (jangka pendek). Middle level bearada di Tengah sebagai head of taktis (jangka menengah). Top level kedudukan yang paling atas sebagai strategis (jangka Panjang).

System informasi di dalam organisasi. Aktifitas utama adalah membuat informasi dan menghasilkan produk serta layanan. Organisasi adalah Kumpulan beberapa orang yang memiliki tujuan dan aktivitas bersama. Perbedaan bisnis dan organisasi yaitu, bisnis berorientasi profit money, sedangkan organisasi berorientasi pada profit yang non-money.

Mintzberg’s classification terdapat 5 tipe organisasi, diantaranya:

  1. Enterpreneurial structure, contoh bisnis start-up kecil-kecilan.
  2. Machine bureaucracy , contoh Perusahaan manufaktur skala menengah.
  3. Divisionalized bureaucracy, contoh Perusahaan Fortune 500, seperti General Motor.
  4. Professional bureaucracy, contoh system sekolah/Pendidikan, rumah sakit.
  5. Adhocracy, contoh konsultan, seperti Rand Corporation.

Organisasi bisnis adalah entitas yang dibentuk untuk terlibat dalam kegiatan komersial, industry/professional.

Kekuatan kompetitif mengacu pada factor-faktor yang mempengaruhi intensitas persaingan di suatu pasar. Kekuatan-kekuatan ini biasanya dianalisis menggunakan kerangka lima, Kekuatan Porter yang meliputi:

  • Ancaman pendatang baru: menilai seberapa mudah atau sulitnya pesaing baru memasuki pasar.
  • Kekuatan tawar-menawar pemasok: meneliti pengaruh pemasok terhadap industry, yang dapat mempengaruhi harga dan kualitas.
  • Kekuatan tawar-menawar pembeli: mengevaluasi pengaruh pelanggan terhadap harga, pilihan produk, dan kualitas.
  • Ancaman produk: mempertimbangkan ketersediaan produk yang dapat memenuhi kebutuhan.
  • Intensitas persaingan kompetitif: menganalisis tingkat persaingan antar Perusahaan yang ada di industry.

Beberapa strategi kompetitif yang umum meliputi: Kepemimpinan biaya, Diferensiasi, Inovasi, Strategi focus, Aliansi.

System informasi dalam tingkat yang berbeda, meliputi:

  1. Tingkat yang paling bawah yaitu operational, masuk di dalam TPS (Transaction processing system)
  2. Tengah ada tactical, masuk di dalam DSS (Decision support system) dan MIS (Menegement information system)
  3. Paling atas yaitu strategic, masuk di dalam ESS (Executive support system)

Contoh-contoh system informasi yang mendukung area fungsional: accounting, finance, human resource, production/operations, dan marketing.

Dalam Perusahaan pasti memiliki system Perusahaan untuk mengintegrasikan informasi, karena dirancang untuk mendukung dan mengelola operasi utama dalam suatu Perusahaan.

Bagikan Artikel Ini
img-content
Septiani Dwi

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

img-content

Pengenalan Sistem Informasi

Selasa, 21 November 2023 07:10 WIB

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
img-content
Lihat semua