Coblos Dini Cederai Demokrasi

Sabtu, 27 April 2019 20:06 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
img-content
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Keputusan KPU dan Bawaslu akan memperjelas situasi, apakah pencoblosan surat suara di Malaysia itu bagian dari kecurangan ataukah upaya delegitimasi.

 

Rupanya ada yang sudah tidak sabar lagi untuk mencoblos, padahal bilik suara belum ditegakkan dan dibuka. Seperti diberitakan berbagai media, ribuan surat suara Pilpres dan Pileg 2019 ditemukan di wilayah Kajang, Selangor, dalam keadaan sudah dicoblos. Bawaslu memastikan bahwa kabar ini bukan hoax.

Apa sebenarnya yang sedang terjadi? Ini pertanyaan jutaan orang yang memerlukan jawaban segera mengingat dapat menimbulkan prasangka dan mencederai proses demokrasi. Sebelum temuan ini menjadi bola liar, KPU dan Bawaslu mesti bergerak cepat untuk menyingkapkan segenap misteri di baliknya: asli-tidaknya surat suara, bagaimana surat suara berada di tempat penemuan, siapa yang bermain, dan seterusnya.

KPU dan Bawaslu mesti bekerja secara jujur dan transparan dalam mengusut temuan tersebut dan memutuskan secara adil. KPU dan Bawaslu mesti menjaga integritas dan kredibilitasnya dan mengungkapkan secara terbuka kepada masyarakat semua misteri yang melingkupi surat suara tercoblos itu. Keputusan yang akan diambil kedua institusi akan memengaruhi persepsi masyarakat terhadap Pilpres dan Pileg.

Kedua kubu capres dan partai-partai politik pendukung hendaknya juga menahan diri dalam berkomentar dan memberi kesempatan kepada KPU dan Bawaslu bekerja dengan pikiran jernih. Mungkin ada yang menjadikan temuan tersebut sebagai bukti kecurangan, namun ada pula yang barangkali menyebut temuan itu sebagai upaya men-delegitimasi Pilpres dan Pileg. Saling tuding seperti itu hanya akan memperkeruh suasana.

Jauh-jauh hari rakyat sudah melihat bagaimana kedua capres mempromosikan diri melalui kegiatan kampanye langsung maupun melalui siaran televisi. Dan hampir tiba waktunya rakyat menentukan pilihannya di bilik-bilik suara. Pencoblosan surat suara yang terjadi lebih awal ini jelas mencederai proses demokrasi yang tahapnya hampir memasuki momen terpenting: pemungutan suara.

KPU dan Bawaslu harus bergegas menemukan fakta-fakta dan mempublikasikan secara transparan hasil temuannya untuk menjawab keraguan yang mungkin mulai merayapi pemilih dan menghalau jauh-jauh spekulasi. Semakin lamban kedua institusi menangani perkara ini, semakin kurang baik dampaknya. Keputusan KPU dan Bawaslu itu sekaligus akan memperjelas situasi, apakah pencoblosan surat suara di Selangor, Malaysia, itu bagian dari kecurangan ataukah upaya delegitimasi, atau ada pihak lain yang berniat memancing ikan di air keruh. ***

Bagikan Artikel Ini
img-content
dian basuki

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
Lihat semua