5 Fakta Menikah Muda yang Perlu Kamu Ketahui - Gaya Hidup - www.indonesiana.id
x

Sumber: http://www.freestockphotos.biz/stockphoto/17066

Riyanto Astor

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 15 November 2019

Rabu, 27 November 2019 14:55 WIB
  • Gaya Hidup
  • Berita Utama
  • 5 Fakta Menikah Muda yang Perlu Kamu Ketahui

    Dibaca : 407 kali

    Bagi semua orang, hidup di lingkungan perkotaan dengan segudang pekerjaan dan kesibukan dianggap sangat wajar karena tuntutan hidup yang begitu besar dan perkembangan dunia dan teknologi yang semakin cepat maka cukup banyak juga orang-orang yang memilih untuk menunda pernikahannya padahal mungkin di hatinya ada impian dan mimpi menikah. Ada yang berfokus pada pendidikan, karir, ataupun mengembangkan usaha dan bisnisnya sendiri.

    Akan tetapi, kenyatannya bahwa pada usia 27 hingga 30 tahun sudah lumrah halnya bagi wanita yang hidup di perkotaan mempunyai mimpi menikah. Akan tetapi, masih ada lho beberapa fakta unik dimana kota-kota besar belum terlepas dari yang namanya fenomena menikah muda, bahkan pernikahan anak di bawah 18 tahun pun bisa terjadi di perkotaan. Ini dia fakta-faktanya.

    1. Menikah Terlihat Sangat Gampang

    Apakah kamu masih ingat bagaimana indahnya pernikahan antara Raisa dan juga Hamish? Lalu bagaimana sih acara bulan madu mereka, mungkin bakal bikin jitu kamu untuk merasakan rasa iri? Ya, media sosial saat ini bisa membuat kita sangat mudah untuk terpana sekaligus sangat berharap bahwa semua keindahan itu bisa saja terjadi dalam hidup kamu.

    Faktanya bahwa menikah itu tak segampang keliahtannya lho, apalagi jika kamu menikah muda, karena menikah sendiri bukan hanya soal cinta saja, tetapi kamu harus siap secara mental juga untuk mengurus kehidupan rumah tanggamu dan dengan berbagai tanggung jawab serta tantangan yang bakal kamu hadapi nantinya.

    2. Emosi Belum Stabil Saat Menikah Muda

    Kata orang-orang sih usia tidak dapat mengukur kedewasaan seseorang lho, karena kedewasaan sendiri dapat ditentukan oleh yang namanya pengalaman. Misal ada sebuah pasangan yang memutuskan menikah di usia 18 tahun, dimana mereka menikah dan langsung memiliki anak. Apakah mereka bisa menyelesaikan masalah dan juga mengasuh anak? Belum tentu juga, karena dengan begitu maka awal dari tantangan akan terbuka.

    Jika tak dapat menyelesaikannya, maka akan dapat memicu yang namanya stres, depresi, dan ujung-ujungnya bakal berujung KDRT, Perceraian, hingga Bunuh Diri lho.

    3. Paksaan dari Keluarga Sendiri

    Mungkin diantara kamu ada yang telah diberi kode oleh orangtua untuk segera menikah, atau yang masih jomblo disuruh untuk menikah secepat mungkin, atau keluarga menginginkan seorang cucu. Biasanya sih alasan terbesar seorang orang tua menyuruh anaknya untuk menikah karea ingin sekali mempunyai cucu.

    Namun dengan menikahkan anak secara paksa, bukan tak mungkin dapat menigkatkan beban anaknya juga lho.

    4. Resiko Terhadap Kesehatan Wanita

    Isu mengenai kanker serviks sempat merebak dan viral seteah penyanyi dangdut bernama Julia Perez meninggal dunia karena penyakit itu, dimana disebabkan oleh beberapa hal, nah salah satunya yaitu karena menikah muda lho. Bahkan dalam sebuah pernikahan anak, ada kasus dimana sang banyi tak bisa dilahirkan karena fisik dari sang ibu yang belum mampu dan hal itu akan mengancam nyasa anak dan ibunya.

    5. Harus menerima Kekurangan Pasangan

    Menurut pendiri komunitas Cewe Quat, Bunga Mega, pernikahan itu layaknya masa yang perlu kita bayar dan harganya mahal. Maksudnya, jika kamu nggak memahami pola pikir pasangan dan nggak punya rencana setelah menikah, maka setelah menikah kamu dan pasangan akan kebingungan sendiri.

    Maka nikahilah pasangan karena kekurangannya, bukan karena alasan ia sangat baik, semua kebaikan pun hanyalah bonus semata karena dalam menghadapi masa depan ketika menikah harus berhadapan dengan kekurangannya setiap hari.

     


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.