Sebuah Teknik Membaca: Ekstensif dan Intensif

Rabu, 7 Desember 2022 06:01 WIB
Bagikan Artikel Ini
img-content0
img-content
Iklan
Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Pembahasan tentang membaca Ekstensif dan Intensif

Membaca Ekstensif

Membaca ekstensif bertujuan memiliki pemahaman dari  bacaan dengan durasi singkat.. Perhatian pembaca difokuskan untuk memahami isi teks dan tidak berfokus pada bahasa atau isi teks secara rinci. Tarigan (2008: 32) mengungkapkan bahwa membaca ekstensif adalah membaca keseluruhan isi teks dari bacaan dalam waktu yang sesingkat mungkin dengan tujuan untuk memahami isi yang penting dalam bacaan agar membaca secara efisien dapat terlaksana. Hal ini merupakan salah satu alat yang dimanfaatkan oleh orang asing yang hendak mempelajari suatu hal tanpa harus pergi ke negara bahasa.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tujuan membaca ekstensif adalah untuk memahami isi yang penting dengan cepat. Hal-hal yang menghambat membaca cepat adalah vokalisasi, gerakan bibir, gerakan kepala, menunjuk dengan jari, regresi, dan subvokalisasi. Faktor yang mempengaruhi membaca sekurang-kurangnya ada lima hal, antara lain: latar belakang pengalaman, kemampuan berbahasa, kemampuan berpikir. tujuan membaca, berbagai afeksi seperti motivasi, sikap, minat, keyakinan, dan perasaan.

Klasifikasikan membaca ekstensif terbagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Membaca survei, artinya kegiatan membaca yang bertujuan untuk mengetahui gambaran umum isi bacaan. Pembaca dapat melihat judul, pengarang, daftar isi, dan pengantar.
  2. Membaca sekilas, artinya kegiatan yang membuat mata bergerak cepat ketika membaca. Tujuannya agar dapat menemukan informasi dengan cepat.
  3. Membaca secara dangkal, artinya kegiatan baca untuk menemukan pemahaman yang dangkal. Biasanya teks bacaan ringan karena kegiatan membaca bertujuan untuk mencari kesenangan.

Membaca Intensif

Membaca intensif merupakan keterampilan berbahasa dengan cara membaca suatu bacaan dengan pemahaman dan ketelitian yang tinggi sehingga akan mendapatkan informasi secara cepat dan tepat seperti topik khusus dalam bacaan, definisi suatu bacaan dan mengambil intisari dengan cermat. Membaca intensif lebih mengedepankan pemahaman daripada keindahan saat membaca, karena membaca intensif juga memperlukan konsentrasi, kecermatan dan ketekunan. Supaya mencapai proses berpikir dalam bentuk rasionalisasi atas apa yang dibaca, dengan mengkaji, mengkritisi untuk menghasilkan pengetahuan baru.

membaca intensif diharapkan dapat menangkap isi wacana, salah satu standar kemampuan memahami isi wacana dikembangkan berdasarkan taksonomi bloom (pengetahuan, memahami, interpretasi, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi) yang telah ditafsirkan secara berbeda dalam pembelajaran membaca menjadi pengetahuan literal, interpretatif, penerapan dan kritis.

Tujuan membaca intensif adalah mampu meningkatkan ketelitian dan pemahaman dalam membaca, mendapatkan pemahaman yang tinggi dan sesuai logika, mempunyai keterampilan dalam berbahasa khususnya membaca, dan mempunyai kecerdasan daya pikir yang cepat dan tanggap. Faktor yang memengaruhi, yaitu: persepsi, keyakinan, motivasi dan strategi penyelesaian masalah. Dengan sering membaca, faktor-faktor tersebut akan mempermudah dalam memahami suatu bacaan, sehingga akan menumbuhkan minat dalam membaca dan akan menciptakan luapan perasaan juga reaksi terhadap ketertarikan membaca.

Klasifikasi membaca intensif ada dua, antara lain: membaca telaah isi (content study reading), terdiri atas: membaca teliti, membaca pemahaman, membaca kritis, membaca ide. Kemudian yang kedua membaca telaah bahasa (linguistic study reading) yang terdiri atas: membaca bahasa dan membaca sastra, misalnya: novel, cerita rakyat, puisi.

Manfaat membaca intensif, yaitu: mampu menguasai isi teks secara lengkap, dapat mengetahui latar belakang ditulisnya teks tersebut, mempunyai daya ingat yang lebih lama yang berhubungan dengan isi teks, memahami suatu bacaan dengan kecerdasan yang cepat dan tanggap dengan tekun dan fokus pada bacaan. Selain itu, manfaat membaca intensif yaitu meningkatkan keterampilan membaca, meningkatkan pemahaman tinggi dan kecerdasan dalam berpikir cepat dan menganalisis dengan tepat, keterampilan menguasai kode-kode kebahasaan untuk memperoleh pemahaman terhadap isi bacaan

Referensi:

Ningrum, M. K. (2019, Mei 13). Membaca Intensif.

Saddhono, K., Ramadhan, F. (2019). Keterampilan Membaca Ekstensif.

Bagikan Artikel Ini
img-content
AKMAL RIO FERDIAN 2021

Penulis Indonesiana

0 Pengikut

Baca Juga











Artikel Terpopuler











Terpopuler di Peristiwa

img-content
img-content
Lihat semua