x

Iklan

Nadya Khennis Rozana

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Maret 2023

Jumat, 3 November 2023 19:53 WIB

Makna Filosofis dari Omprog Gandrung Banyuwangi

Kalian sudah tahu kah bahwa omprog Gandrung dipenuhi simbol dan filosofi yang cukup bermakna?

Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

Tari Gandrung merupakan kesenian tradisional yang cukup populer di Banyuwangi. Bahkan, seni tari ini menjadi ikon kabupaten dan seringkali mengisi berbagai hajatan besar baik lokal maupun nasional. Namun, siapa sangka di balik penampilan penari Gandrung tersimpan rahasia. Ya, namanya rahasia maka tidak banyak orang tahu. Apa saja kah rahasia itu? Kalian sudah tahu kah bahwa omprog Gandrung dipenuhi simbol dan filosofi yang cukup bermakna.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Mungkin bagi kita yang melihat omprog Gandrung hanyalah hiasan kepala yang berfungsi untuk memberi sentuhan cantik para penari. Bentuk ornamennya seperti pahatan wayangan hingga bunga diakui menjadikan penari Gandrung tampil dengan anggun dan menawan. Ada beberapa hal yang perlu kita tahu...

Bagian Wayangan

Bentuk wayangan ini berada di bagian samping omprog dengan gambar kepala Gatotkaca dan berbadan ular. Gatotkaca dengan pewarnaan merah melambangkan ksatria pemberani sedangkan ular adalah Antaboga yang berarti keabadian dan kesetiaan.

Gatot merupakan nama orang dan Kaca berarti teladan. Lalu ular dengan ekornya diartikan sebagai pengikut. Menyiratkan bahwa pengikut harus setia mengikuti pemimpin yang pemberani. Wayanan ini menunjukkan tentang bagaimana kesetiaan rakyat Banyuwangi terhadap budaya yang dimiliki serta menjunjung tinggi nilai perjuangan dan kebudayaan yang telah ditunjukkan oleh pendahulu mereka.

Bagian Bathukan dan Pitisan

Bagian ini merupakan bagian depan dari omprog dengan ukiran melati yang artinya pemikiran baik. Bathukan dan Pitisan memberi gambaran bahwa kita harus mendahulukan pemikiran yang jernih. Sedangkan pada bagian belakang omprog terdapat bentuk Nanasan seperti Gunungan dalam wayang yang mengartikan kehidupan.

Terdapat juga pembatas antara Bathukan dan Pitisan, hal ini menyiratkan bahwa perlu ada batas-batas yang jelas agar manusia dapat hidup dengan keteraturan.

Bagian Ronce

Bagian belakang bawah omprog Gandrung terdapat ronce dengan manik-manik. Saat penari Gandrung sedang memembawakan penampilan, bagian ronce ini akan meliuk-liuk seperti ombak seolah memberi pesan tentang hidup yang penuh riang dan gelombang.

Keter Kembang Goyang

Bagian Kembang Goyang awalnya berjumlah tiga menunjukkan tiga arah yakni antara manusia dengan Tuhan, antara manusia dengan manusia dan antara manusia dengan alam. Gerakan dari Keter Kembang Goyang dengan ritme para penari menyiratkan bahwa hubungan tiga arah tersebut harus berjalan beriringan dan menciptakan dinamika kehidupan yang dinamis. Namun, seiring dengan berjalannya waktu bagian ini kini berjumlah lebih dari tiga karena adanya variasi.

Sedangkan bagian Keter berjumlah empat yang termasuk dalam ajaran Kejawen yakni "Sedulur papat, lima pancer". Jika kita telusuri maknanya maka sedulur artinya saudara. Papat artinya empat yang melambangkan mata angin. Dalam budaya Jawa, arah mata angin menggambarkan keselarasan dalam hidup.

Lima atau angka lima dalam filosofi ini melambangkan 5 unsur kehidupan yakni bumi, air, udara, api dan eter. Unsur-unsur ini dijelaskan sebagai elemen dalam pembentukan bumi. Lalu, pancer berarti pancaran atau sinar. Pancer mengajarkan pentingnya memiliki wawasan yang baik, berpikiran terbuka dan bijaksana dalam mengambil keputusan.

Bagian Rumbai

Omprog biasanya dilengkapi warna seperti merah, putih, hitam, hijau dan kuning emas. Omprog memancarkan konsep "Sedulur papat, lima pancer" yang merupakan perwujudan dari perjalanan manusia di dunia dengan segala sifat baik dan buruknya.

Secara keseluruhan, makna omprog Gandrung adalah pelambangan dari karakter kewibawaan manusia. Omprog juga melambangkan kesucian para penari Gandrung. Warna omprog dominan warna emas karena letaknya berada di kepala manusia. Hal tersebut mengartikan bahwa manusia harus senantiasa menjaga pikiran agar selalu optimis dan berprasangka baik di manapun dan kapanpun.

Itulah rahasia dibalik omprog atau mahkota para penari Gandrung. Semoga bermanfaat!!!

Ikuti tulisan menarik Nadya Khennis Rozana lainnya di sini.


Suka dengan apa yang Anda baca?

Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












Iklan

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB

Terpopuler

Epigenesis

Oleh: Taufan S. Chandranegara

5 hari lalu

Kembang Jepun

Oleh: Handoko Widagdo

Kamis, 15 Februari 2024 10:19 WIB