Sindiran Keras Said Aqil: Tak Ikut Berjuang, Tahu-tahu Khilafah! UAS juga Khilafah - Pilihan Editor - www.indonesiana.id
x

Abdul Somad vs Said Aqil Siradj

Anas M

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 11 Oktober 2019

Rabu, 25 Desember 2019 20:05 WIB

  • Pilihan Editor
  • Topik Utama
  • Sindiran Keras Said Aqil: Tak Ikut Berjuang, Tahu-tahu Khilafah! UAS juga Khilafah

    Fenomena Ustad Abdul Somad alias UAS amat menarik. Ia sebenarnya cukup dekat dengan tradisi Nahdlatul Ulama, baru-baru ini ia juga menyelesaikan program doktonya dengan disertai mengenai pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari.

    Dibaca : 65.137 kali

    Dukung penulis Indonesiana untuk terus berkarya

    Fenomena Ustad Abdul Somad  alias UAS amat menarik.  Ia sebenarnya cukup dekat dengan tradisi Nahdlatul Ulama. Baru-baru ini UAS juga menyelesaikan program doktornya dengan disertasi mengenai pendiri NU, KH Hasyim  Asy’ari. 

    UAS pun mengagumi keteladanan kakek  Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu. Hanya, harus diakui pemikiran UAS memang beda dengan kalangan NU.

    Kabar bahwa UAS telah  menyelesaikan program doktor  di Oumdurman Islamic University, Sudan, itu  diumumkan lewat  akun Instagram ustadzabdulsomad_official, pada 24 Desember 2019.  Ia  telah  menjalani sidang promosi doktor di universitas itu.

    Judul disertasi UAS adalah “Kontribusi Hadradatussyaikh Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Penyebaran Hadits di Indonesia.” Somad lulus dengan nilai Mumtaz atau Cum Laude. Sebelumnya, Somad, 42 tahun, menempuh pendidikan S1 di Al-Azhar, Mesir, 2002, dan S2 di Maroko pada 2006.

    Berikut ini perbedaan pandangan UAS  dengan kalangan NU mengenai  hal yang aktual, yakni soal  Ucapan Natal dan soal Khilafah. Dalam soal terakhir,  pemimpin NU bahkan menyindir keras UAS.

    Ucapan Natal
    Secara resmi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)   mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru untuk saudara beragama Kristiani di manapun berada, khususnya di Indonesia.  Hal itu disampaikan oleh Sekjen PBNU  HA Helmy Faishal Zaini  pada 24 Desember 2019.

    Helmy juga mengajak setiap pihak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan sebagai entitas bangsa yang besar dan berkeadaban serta membangun persaudaraan kemanusiaan atau "ukhuwwah insaniyyah".

    Adapun Ustad Somad selama ini  tidak membolehkan muslim mengucapkan Selamat Hari Natal  lantaran sama saja  dengan mengakui bahwa Isa anak Tuhan. Ia juga tidak sependapat bahwa  25 Desember dianggap sebagai hari kelahiran Isa.

    Selanjutnya: pro khilafah

    Ikuti tulisan menarik Anas M lainnya di sini.



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.












    Oleh: Dwi Kurniadi

    Sabtu, 13 Agustus 2022 09:06 WIB

    Sajadah Basah

    Dibaca : 2.478 kali

    Sebuah Puisi karya Dwi Kurniadi