Stimulus Listrik, Upaya Melindungi Rakyat Kecil dari Tekanan Corona - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Pemeriksaan dan pencatatan meteran listrik. TEMPO/Tony Hartawan

Puji Handoko

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 13 November 2020

Rabu, 24 Maret 2021 08:22 WIB

  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Stimulus Listrik, Upaya Melindungi Rakyat Kecil dari Tekanan Corona

    Indonesia menempuh jalur yang benar menangani wabah. Proses vaksinasi terus berjalan, dan stimulus tetap diberikan. Seluruh komponen bangsa kembali bangkit dari keterpurukan. Salah satu bentuk stimulus itu adalah di bidang kelistrikan. Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan.

    Dibaca : 704 kali

    Foto Dok. PLN

    Kondisi pandemi Covid-19 belum juga menunjukkan tanda segera berakhir. Meskipun vaksin telah mulai diedarkan luas, namun ancaman Covid-19 masih sangat nyata. Imbasnya perekonomian juga dalam kondisi tertekan, meskipun telah menunjukkan geliat pertumbuhan.

    Berbagai stimulus yang diberikan pemerintah adalah upaya untuk menggenjot kekurangan itu. Sekaligus sebagai tameng, agar masyarakat kalangan bawah mampu bertahan di tengah kelesuan perekonomian. Salah satu bentuk stimulus itu diberikan di bidang kelistrikan. Pemerintah melalui PLN telah menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan. Untuk periode Januari-Maret 2021 pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp4,66 triliun.

    Langkah yang sama baru saja dilakukan oleh pemerintah dengan memperpanjang pemberian stimulus listrik untuk periode April-Juni 2021. Stimulus ini berlaku untuk masyarakat kecil dan pelaku usaha, seperti industri dan bisnis. PLN sebagai penerima amanat ini tentu harus melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.

    "PLN siap mendukung dan menjalankan keputusan pemerintah untuk terus memberikan stimulus listrik, karena sifatnya perpanjangan, saya yakin penyaluran akan berjalan lancar," ungkap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam keterangan resmi, Selasa 23 Maret 2021.

    Perpanjangan stimulus listrik diharapkan dapat membantu masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap produktif. Selain itu, daya beli masyarakat juga diharapkan tetap terjaga di tengah pandemi covid-19. Ketahanan daya beli di lapisan bawah ini sangat penting, sebab merekalah yang menggerakkan perekonomian secara nasional.

    Besaran stimulus yang diberikan periode April-Juni 2021 hanya setengah dari periode sebelumnya. Hal itu dilakukan mengingat kondisi perekonomian mulai sedikit lebih baik bila dibandingkan masa awal Corona. Namun secara umum masyarakat kalangan bawah memang masih membutuhkan adanya stimulus itu.

    Untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 450 VA, bisnis kecil berdaya 450 VA, dan industri kecil berdaya 450 VA diberikan diskon listrik 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam. Selanjutnya, pelanggan golongan rumah tangga berdaya 900 VA bersubsidi diberikan diskon tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam. Kemudian, ada pembebasan biaya beban atau abonemen, serta pembebasan ketentuan rekening minimal 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.

    Diskon yang diberikan kepada pelanggan pascabayar dilakukan dengan cara memotong langsung tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara, diskon listrik untuk pelanggan prabayar akan diberikan saat pembelian token listrik. Penerimaan stimulus listrik tidak perlu lagi dengan menempuh cara lama.

    "Untuk pelanggan prabayar berdaya 450 VA tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan WhatsApp, maupun PLN mobile. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik," kata Bob.

    Untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimal, maka pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Diskon yang diberikan sebesar 50 persen.

    Semua negara di dunia sedang mengalami proses kebangkitan setelah sempat terpuruk karena Corona. Seluruh daya dikerahkan agar umat manusia segera terbebas dari kekangan pandemi. Di tengah kondisi itu, masyarakat kalangan bawah yang paling berat mendapat pukulan, stimulus adalah upaya agar mereka yang terhempas itu masih tetap bisa bertahan.

    Indonesia telah menempuh jalan yang tepat, proses vaksinasi telah berjalan, stimulus tetap diberikan. Seluruh komponen bangsa harus kembali bergerak bangkit dari keterpurukan. Sebab hanya dengan saling bergandeng tangan dan tetap semangat, Corona akan benar-benar segera dapat kita kalahkan.

     



    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.