Inilah 3 Game MOBA Android Terbaik di Tahun 2020, Wajib Anda Coba! - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Game Online

Nando Rifky

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2020

Jumat, 22 Mei 2020 13:44 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Inilah 3 Game MOBA Android Terbaik di Tahun 2020, Wajib Anda Coba!

    Dibaca : 403 kali

    Tidak bisa dipungkiri, dunia game di Android semakin hari semakin meningkat kepopuleritasannya, karena seiring berjalannya waktu, kemajuan teknologi juga semakin canggih. Salah satu game yang populer yaitu game jenis MOBA. Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) adalah sebuah game berbasis multiplayer yang dimainkan secara online dan identik dengan pertarungan di dalam arena.

    Pada umumnya, game MOBA dimainkan dengan jumlah player 5 vs 5, dan setiap team membutuhkan strategi dan kerjasama yang efektif untuk memenangkan pertandingan.

    Tertarik untuk memainkannya? Disini saya akan merekomendasikan tiga game MOBA terbaik dan terpopuler untuk di mainkan di Android. Yuk, langsung saja simak ulasan berikut ini.

    1. Mobile Legends: Bang Bang

    Game MOBA Android Terbaik Mobile Legends

    Sumber: https://www.bahas-android.com

    Yang pertama yaitu Mobile Legends. Game yang dirilis sejak 11 Juli 2016 ini masih mempertahankan tingkat kepopulerannya hingga saat ini loh. Buktinya, Mobile Legends di detik ini mencapai 100+Juta jumlah download di playstore. Wow, menarik bukan?

    Selain permainannya yang mudah, Mobile Legends juga memiliki graphic yang terbilang cukup keren. Dibalik itu, game ini tidak menuntut ponsel Anda untuk memiliki yang tinggi, dengan RAM 2GB pun Anda sudah bisa memainkan game MOBA yang satu ini.

    Banyak alasan kenapa game ini menjadi game MOBA terpopuler hingga saat ini, mulai dari Hero terbaik dan menarik, mudah dipahami untuk pemula, hingga event-event yang keren pula. Jika tertarik, Anda bisa mendownload game ini di Play Store.

    2. League of Legends Wild Rift

    Game MOBA Android Terbaik League of Legends Wild Rift

    Sumber: https://duniagames.co.id

    Riot akhirnya memutuskan untuk melahirkan League of Legends untuk versi mobile. Tidak hanya mobile, League of Legends Wild Rift juga nantinya bakal hadir untuk console. Pilihan Riot untuk menghadirkan game MOBA tersukses di versi PC ini tidak lain dan bukan adalah berkat pasar mobile yang ternyata sangat besar.

    Terbukti Tencent selaku pemilik saham dari Riot mendapat pengguna aktif sebanyak 50 juta orang tiap harinya dari 200 juta orang pendaftar -- hanya dari game Honor of Kings (Tiongkok) atau yang kita kenal dengan Arena of Valor (Global)

    Kehadirannya bahkan menjadi kejutan, khususnya bagi para komunitas League of Legends di Indonesia yang dikabarkan telah lama redup. League of Legends Wild Rift juga dikabarkan akan menjadi satu-satunya penantang untuk Mobile Legends: Bang Bang.

    3. Arena of Valor (AOV)

    Game MOBA Android Terbaik AOV

    Sumber: https://satiree.com

    Arena Of Valor Game MOBA cukup populer di kalangan para gameplayer dan merupakan game android online. Di indonesia sendiri game ini mendapatkan sambutan yang sangat luar biasa. Arena Of Valor dikembangkan tahun 2017 oleh Garena. Game ini memiliki metode petualangan , mempunyai multiplayer 5v5 yang sangat menegangkan dan seru untuk dimainkan. AOV hampir sama dengan game League Of Legend. Untuk grafis nya sangat keren dan mempunyai tema yang bervariasi. Arena Of Valor adalah salah satu game terbaik yang Anda bisa mainkan dan Anda harus mencobanya.

    Ya, itulah tiga game MOBA terbaik 2020. Dari beberapa game tersebut, mana yang ingin Anda mainkan?


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.















    Oleh: Admin

    2 hari lalu

    Digeser Suplayer Telur Kabupaten, Peternak: Pak Bupati, Beri Kami Kesempatan

    Dibaca : 668 kali

    Tuban - Belum selesai polemik soal beras berkutu di program BPNT, kini muncul suplayer yang mengatasnamakan diri suplayer kabupaten. Tak ayal, kehadiran suplayer telur kabupaten inipun menggeser peternak lokal. Adalah Sahli, Peternak Ayam Petelur di Desa Pongpongan Kec. Merakurak yang mengeluhkan tak lagi bisa ikut menyuplai telur dalam program BPNT. Pasalnya, e-warong sembako di desanya sudah memiliki suplayer baru yang ditunjuk dari kabupaten. Akibatnya, Sahli kehilangan pangsa pasar terdekat yang ada di desanya. "Katanya sudah ada suplayer baru dari kabupaten yang bertugas menyuplai telur di program BPNT, jadi e-warong sekarang tidak lagi ambil telur dari saya" terang Sahli saat di temuai di kandangnya, Kamis, 21/05/2020. Sahli menuturkan, peternak ayam petelur yang ada di desanya sebenarnya cukup merasakan dampak ekonomi dari program andalan Jokowi ini. Ia dan teman-temannya tidak perlu jauh-jauh mencari pangsa pasar untuk telur yang dihasilkan dari kandangnya. Selain itu, harga jualnya juga relatif setabil dan kompetitif. Namun semenjak kehadiran suplayer kabupaten ini, ia terpaksa harus mencari pangsa pasar baru. "Dulu telur tidak pernah keluar dari desa karena diambil Agen BPNT, sekarang saya terpaksa jual telurnya ke tengkulak meski harganya lebih murah" terang pemuda yang sudah menggeluti peternakan unggas sejak 5 tahun terakhir ini. Terpisah, Aripin, peternak ayam petelur di desa yang sama juga menyayangkan masuknya suplayer baru dari luar desa. Menurutnya, supplier kabupaten ini makin menambah derita peternak ayam petelur yang beberapa bulan terakhir ini mengalami guncangan harga akibat beredarnya telur yang diduga HE. Jika hadirnya suplayer luar di BPNT Desa Pongpongan ini adalah kebijakan Bupati, Arifin meminta agar kebijaka itu dievaluasi. "Mohon Pak Bupati bisa melindungi peternak lokal. Beri kami kesempatan untuk menyuplai telur di desa kami" pinta Arifin. Untuk diketahui, adanya komoditi telur dalam program BPNT ini telah memantik semangat warga desa mencoba peruntungan dalam bidang perunggasan. di Desa Pongpongan sendiri, saat ini terdapat 5 kandang ayam petelur milik warga. Dua diantaranya merupakan kelompok binaan dari PT. Semen Indonesia. Diperkirakan, tahun ini juga akan muncul lagi peternak-peternak baru yang menggeluti peternakan ayam petelur. Hal ini diketahui dari banyaknya usulan peternakan unggas dari kelompok masyarakat yang yang masuk melalui program CSR Semen Indonesia tahun 2020 untuk Desa Pongpongan (tro/id).