Teka-teki Tersulit di Dunia #9: Jam yang Mati (dan Jawaban Teka Teki #8) - Pilihan - www.indonesiana.id
x

Sang Raja (Source: Pixabay)

Iwan Kurniawan

Penulis Indonesiana
Bergabung Sejak: 26 April 2019

Minggu, 5 April 2020 15:46 WIB
  • Pilihan
  • Berita Utama
  • Teka-teki Tersulit di Dunia #9: Jam yang Mati (dan Jawaban Teka Teki #8)

    Dibaca : 734 kali

    Presiden Lontong itu seperti filsuf Immanuel Kant. Hidupnya sangat teratur. Pukul 7 dia duduk minum kopi. Pukul 8 dia keliling Istana. Pukul 9 dia menoton film seri Korea. Begitu seterusnya setiap hari. Hanya rapat kabinet mendadak yang akan mengubah jadwalnya.

    Meski sangat teratur, Presiden Lontong tak punya jam tangan. Dia hanya punya sebuah jam dinding yang sangat akurat. Sayangnya, jam ini sering berhenti berputar. Bila hal ini terjadi, maka dia akan pergi ke rumah sahabatnya, Iwan Kurniawan, yang punya banyak jam yang tak kalah akuratnya.

    Suatu hari jamnya berhenti. Presiden Lontong langsung berangkat ke rumah Iwan Kurniawan. Di sana keduanya bedebat panas tentang kebijakan mengatasi wabah corona Covid-19, apakah perlu lockdown atau tidak. Kopi Aceh Gayo dan sepiring pisang goreng menemani perbincangan itu.

    Setelah puas berbincang, Presiden Lontong pulang ke Istana dan menyetel jam dindingnya.

    Pertanyaan: Bagaimana Presiden Lontong mengetahui persis waktunya sedangkan dia tak tahu berapa jarak antara Istana dan rumah sahabatnya?

    Silahkan jawab di kotak komentar di bawah ini. Saya akan menulis artikel mengenai jawabannya besok.

    Jawaban Teka-teki #8: Petualang Kebingungan

    Kemarin saya menulis teka teki tentang petualang yang kebingungan. Inti ceritanya begini.

    Seorang petualang berjalan 1 kilometer ke selatan, lalu berjalan 1 kilometer ke timur, lalu berjalan lagi 1 kilometer ke utara. Dia bingung karena ternyata dia kembali ke titik awal. Dia mengira dirinya tersesat padahal tidak karena dia sedang berada di Kutub Utara.

    Namun, ada petualang lain yang mengalami hal yang sama tapi tidak di Kutub Utara. Nah, di manakah petualang kedua ini mengalami hal tersebut? Berapa titik di bumi yang memungkinkan hal tersebut terjadi?

    Jawaban: Di Kutub Selatan dan di banyak posisi.

    Selain di Kutub Utara, peristiwa itu dapat terjadi di Kutub Selatan. Namun, perlu syarat khusus agar hal itu terjadi.

    Perhatikan bagan di bawah ini.

    Bagan 1

    Andaikan kita berada di titik A, bergerak ke selatan sejauh 1 km ke titik B, kemudian melangkah ke arah timur dan mengitari bumi selatan sejauh 1 km (lingkaran C) sedemikian hingga kita tiba kembali di titik B. Dengan begitu, bila kita melangkah ke utara sejauh 1 km, kita pasti akan tiba kembali di titik berangkat A.

    Jadi, syarat apa yang dialami petualang kedua terjadi adalah bila dia menemukan titik B yang berada di garis lingkaran C yang panjangnya 1 km.

    Berapa titik di bumi yang memungkinkan hal tersebut terjadi? Tak terhingga. Setiap titik di sepanjang lingkaran C memungkinkan hal itu terjadi, sebagaimana digambarkan pada bagan di bawah ini untuk titik B1, B2, dan B3.

    Bagan 2

    Teka Teki lain


    Suka dengan apa yang Anda baca?

    Berikan komentar, serta bagikan artikel ini ke social media.